Loading...
Kelas 7PrakaryaRangkuman MateriSemester 1SMP

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 5

rangkuman materi prakarya kelas 7 bab 5

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 5

Halo adik-adik berjumpa lagi di Portal Edukasi.

Pada kesempatan sebelumnya Admin telah membagikan rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 4: Budidaya Tanaman Sayuran.

Pada kesempatan kali ini, Admin akan membagikan materi baru nih.

Yaitu rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 5: Pengolahan Bahan Pangan Buah Segar Menjadi Makanan dan Minuman.

Yuk mari disimak!

 

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 5

Pengolahan Bahan Pangan Buah Segar Menjadi Makanan dan Minuman

 

Pengertian Buah Segar

Buah segar adalah bahan pangan yang tidak memerlukan pengolahan sudah dapat dikonsumsi secara langsung.

Buah segar termasuk makanan yang sangat disukai karena kaya nutrisi yang baik untuk pertumbuhan, kesehatan dan kecantikan tubuh manusia.

 

Karakteristik Buah-Buahan

Berdasarkan sifatnya buah-buahan dikelompokan menjadi beberapa golongan antara lain:

  • Berdasarkan Musim Berbuahnya
  • Berdasarkan Iklim Tempat Tumbuhnya
  • Berdasarkan Proses Pematangannya

 

Buah Berdasarkan Musim Berbuahnya

Buah bila digolongkan berdasarkan musim berbuahnya, dibagi menjadi dua yaitu :

  • Buah musiman
  • Buah sepanjang tahun

Buah musiman adalah buah yang hanya ada di waktu musim tertentu.

Contoh buah musiman adalah buah duren, mangga, kedondong, duku, dan rambutan.

Buah sepanjang tahun adalah buah-buahan yang tersedia sepanjang tahun.

Contoh buah sepanjang tahun adalah nanas, pisang, pepaya, jambu, markisa.

 

Buah Berdasarkan Iklim Tempat Tumbuhnya

Berdasarkan iklim tempat tumbuhnya dibagi menjadi dua yaitu :

  • Buah Tropis
  • Buah Subtropis

Buah tropis adalah buah-buahan dari tanaman yang tumbuh di iklim panas atau tropis.

Iklim tropis memiliki suhu udara sekitar 25 derajat Celcius atau lebih.

Contohnya adalah pisang, pepaya, nanas, mangga, rambutan dan durian.

Buah subtropis adalah buah dari tanaman yang tumbuh di iklim sedang.

Iklim subtropis memiliki suhu udara maksimum 22 derajat Celcius.

Contohnya adalah apel, jeruk, stroberi, anggur dan sebagainya.

 

Buah Berdasarkan Proses Pematangannya

Berdasarkan proses pematangannya dibagi menjadi dua yaitu :

  • Buah klimaterik
  • Buah non klimaterik

Buah klimaterik adalah buah yang setelah dipanen dapat menjadi matang hingga terjadi pembusukan.

Contohnya pisang, mangga, pepaya, jambu biji.

Buah non klimaterik adalah buah yang setelah dipanen tidak akan mengalami proses pematangan tetapi langsung ke arah pembusukan.

Contohnya semangka, anggur, jambu air dan nanas.

 

Kandungan dan Manfaat Buah-Buahan

Buah-buahan memiliki banyak kandungan dan manfaat.

Berikut ini beberapa contoh buah-buahan beserta manfaatnya :

  • Jambu Biji : Memiliki vitamin C empat kali lebih banyak daripada jeruk dan bermanfaat melancarkan kerja otak dan peredaran darah.
  • Alpukat : Memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, selain itu bermanfaat untuk menurunkan kolestrol jahat.
  • Pepaya : Sangat bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan banyak memiliki vitamin C dan A.
  • Belimbing : Memiliki vitamin C, A, E, dan B kompleks.

 

Teknik Pengolahan Pangan

Teknik pengolahan bahan pangan dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

  • Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat)
  • Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking).

Mari kita telaah satu per satu.

 

Teknik Pengolahan Pangan Panas Basah

Teknik pengolahan pangan panas basah dikenal dengan istilah moist heat.

Teknik pengolahan pangan panas basah adalah mengolah makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.

Beberapa yang termasuk teknik pengolahan pangan panas basah adalah :

  • Teknik Merebus
  • Teknik Merebus Menutup Bahan Pangan
  • Teknik Merebus dengan Sedikit Cairan
  • Teknik Menggulai
  • Teknik Mengukus
  • Teknik Mendidih
  • Teknik Mengetim

Mari bahas kembali lebih detil.

Teknik Merebus

Teknik merebus dikenal dengan boiling.

Teknik merebus adalah mengolah bahan makanan dalam cairan yang sudah mendidih.

Teknik Merebus Menutup Bahan Pangan

Teknik merebus menutup bahan pangan dikenal dengan poaching.

Teknik merebus menutup bahan pangan adalah cara memasak bahan makanan dalam bahan cair sebatas menutupi bahan makanan yang direbus dengan api kecil dibawah titik didih.

Ingat dibawah titik didih.

Teknik Merebus dengan Sedikit Cairan

Teknik merebus dengan sedikit cairan dikenal dengan braising.

Teknik merebus dengan sedikit cairan adalah teknik merebus bahan makanan dengan sedikit cairan (kira-kira swetengah dari bahan yang akan direbus) dalam panci tertutup dengan api dikecilkan perlahan-lahan.

Teknik Menggulai

Teknik menggulai dikenal dengan stewing.

Teknik menggulai adalah mengolah bahan makanan terlebih dahulu ditumis bumbunya, dan direbus dengan cairan yang berbumbu dan cairan yang tidak terlalu banyak dengan api sedang.

Teknik Mengukus

Teknik mengukus dikenal dengan steaming.

Teknik mengukus adalah memasak bahan makanan dengan uap air mendidih.

Teknik Mendidih

Teknik mendidih dikenal dengan simmering.

Teknik mendidih adalah teknik memasak bahan makanan dengan saus atau bahan cair lainnya yang dididihkan dahulu, kemudian api dikecilkan dibawah titik didih dan direbus lama, dimana permukaannya muncul gelembung-gelembung kecil.

Teknik Mengetim

Teknik mengetim adalah memasak bahan makanan dengan menggunakan dua buah panci yang berbeda ukuran.

 

Teknik Pengolahan Pangan Panas Kering

Teknik pengolahan pangan panas kering dikenal dengan istilah dry heat.

Teknik pengolahan pangan panas kering adalah mengolah makanan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.

Beberapa yang termasuk teknik pengolahan pangan panas basah adalah :

  • Teknik Menggoreng dengan Minyak Banyak
  • Teknik Menggoreng dengan Minyak Sedikit
  • Teknik Menumis
  • Teknik Memanggang
  • Teknik Membakar

Mari bahas kembali lebih detil.

Teknik Menggoreng dengan Minyak Banyak

Teknik menggoreng dengan minyak banyak dikenal dengan deep frying.

Teknik menggoreng dengan minyak banyak adalah memasak bahan makanan dengan menggunakan minyak yang banyak hingga bahan makanan benar-benar terendam sehingga memperoleh hasil yang kering atau crispy.

Teknik Menggoreng dengan Minyak Sedikit

Teknik menggoreng dengan minyak sedikit dikenal dengan shallow frying.

Teknik menggoreng dengan minyak sedikit adalah mengolah bahan makanan yang dilakukan dengan cepat dalam minyak goreng yang sedikit pada wajan datar.

Teknik Menumis

Teknik menumis dikenal juga dengan sauteing.

Teknik menumis adalah teknik memasak dengan menggunakan sedikit minyak olahan dan bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis yang dikerjakan dalam waktu sebentar dan cepat, diaduk-aduk, serta ditambah sedikit cairan sehingga sedikit berkuah.

Teknik Memanggang

Teknik memanggang disebut juga baking.

Teknik memanggang adalah pengolahan bahan makanan di dalam overn dengan panas dari segala arah tanpa menggunakan minyak atau air.

Teknik Membakar

Teknik membakar dikenal juga dengan grilling.

Teknik membakar adalah teknik mengolah makanan di atas lempengan besi panas yang diletakan di atas perapian langsung.

Apabila kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah ini:

 

Latihan Soal Prakarya Kelas 7 Bab 5

 

Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 5.

Jangan lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kalian.

Selalu kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya ya.

Baca Juga:  Rangkuman Materi Prakarya Kelas 7 Bab 6 : Pengolahan Bahan Pangan Hasil Samping Buah Menjadi Produk Pangan
3.7 7 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Putriandini
error: Maaf Dilarang Copas Ya :)
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x