Loading...
Latihan SoalSMPSoal Kelas 7

Latihan Soal Tolak Peluru

latihan soal tolak peluru

Latihan Soal Tolak Peluru

Pada kesempatan kali ini Admin Desi hendak membagikan latihan soal Tolak Peluru.

Latihan soal ini untuk melatih pemahaman kalian pada materi yang telah kalian pelajari.

Yuk kita mulai, cobalah isi soal dibawah ini:

  1. Jelaskan Pengertian Tolak Peluru !
  2. Prinsip dasar tolak peluru ada empat macam, yaitu ?
  3. Cara memegang peluru adalah ?
  4. Gerakan sikap badan saat akan menolak peluru adalah ?
  5. Gerak spesifik menolakkan peluru adalah ?
  6. Gerakan badan setelah menolakkan peluru adalah ?
  7. Ada beberapa hal yang harus dihindari dalam tolak peluru, yaitu ?
  8. Ada juga hal-hal yang harus diutamakan dalam tolak peluru, yaitu ?
  9. Peraturan dalam tolak peluru adalah ?
  10. Sektor lemparan/lapangan dibatasi oleh 2 garis yang menuju ke pusat lingkaran, lewat tepi balok lemparan yang panjangnya, tinggi, dan tebalnya adalah ?

Apabila mau cek jawaban, dibawah ini kunci jawabannya:

Ini adalah Kunci Jawaban Soal
  1. Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya
  2. – memegang peluru,
    – sikap badan saat akan menolakkan peluru,
    – cara menolakkan peluru
    – sikap badan setelah menolakkan peluru.
  3. – Peluru dipegang dengan jari-jari tangan dan terletak pada telapak tangan bagian atas.
    – Peluru diletakkan pada telapak tangan bagian atas atau pada ujung telapak tangan yang dekat dengan jari-jari tangan.
    – Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka (jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang.
    – Jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk memegang/menahan peluru bagian samping, yaitu agar peluru tidak tergelincir ke dalam atau ke luar.
    – Setelah peluru tersebut dapat dipegang dengan baik, kemudian letakkan pada bahu dan menempel (melekat) di leher.
    – Siku diangkat ke samping sedikit agak serong ke depan.
    – Pada waktu memegang dan meletakkan peluru pada bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku, tetapi harus dalam keadaan lemas (rileks).
    – Tangan dan lengan yang lain membantu menjaga keseimbangan.
  4. – Berdiri tegak menyamping ke arah tolakan, kedua kaki dibuka.
    – Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan.
    – Berat badan berada pada kaki kanan, badan agak condong ke samping kanan.
    – Tangan kanan memegang peluru pada bahu (pundak), tangan kiri dengan sikut dibengkokkan berada di depan sedikit agak serong ke atas lemas.
    – Tangan kiri berfungsi untuk membantu dan menjaga keseimbangan.
    – Pandangan tertuju ke arah tolakan.
  5. – Bersamaan dengan memutar badan ke arah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang (ke arah samping kiri), pinggul dan pinggang serta perut diputar ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong ke atas ke arah tolakan.
    – Dagu diangkat atau agak ditengadahkan, pandangan tertuju ke arah tolakan.
    – Saat seluruh badan (dada) menghadap ke arah tolakan, secepatnya peluru tersebut ditolakkan sekuat-kuatnya ke atas ke depan ke arah tolakan (parabola) bersamaan dengan bantuan tolakan kaki kanan.
  6. – Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat (kaki kanan) kira-kira menempati tempat bekas kaki kiri (kaki depan), dengan lutut agak dibengkokkan.
    – Kaki kiri (kaki depan) diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan.
    – Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru.
    – Tangan kanan dengan sikut agak dibengkokkan berada di depan sedikitagak di bawah badan, tangan/lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan.
  7. – Sikap/posisi awal yang tidak seimbang.
    – Gerakan menolak peluru yang tidak benar dilakukan dengan lompatan dengan kaki kanan.
    – Mengangkat tubuh terlalu tinggi dalam gerakan meluncur.
    – Tidak menarik kaki kanan cukup jauh ke bawah badan.
    – Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang.
    – Gerakan kaki kiri terlalu ke arah samping kiri.
    – Terlalu cepat menegakkan badan.
    – Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau ke depan.
  8. – Pelihara kaki kiri selalu rendah.
    – Lakukan gerakan kaki yang seimbang sempurna, dengan kaki kiri mendorong ke belakang.
    – Bagian atas badan harus selalu rileks sedang bagian bawah selalu bergerak.
    – Usahakan gerakan yang cepat dan menjangkau jauh dari kaki kanan.
    – Putarlah kaki kanan ke dalam selama meluncur/menolak peluru.
    – Usahakan pinggang kiri dan bahu menghadap ke belakang sejauh mungkin.
    – Usahakan lengan kiri dalam posisi tertutup.
    – Tahanlah kuat-kuat dengan kaki kiri untuk menjaga keseimbangan badan.
  9. – Sektor lemparan/lapangan dibatasi oleh 2 garis yang menuju ke pusat lingkaran, lewat tepi balok lemparan yang panjangnya 1,22 m; tinggi 10 cm; dan tebalnya 11,4 cm.
    – Berat peluru: pria 7,26 kg dan wanita 4 kg.
    – Sepatu yang dipergunakan mempunyai permukaan yang keras dan tanpa paku.
  10. Panjangnya 1,22 m; tinggi 10 cm; dan tebalnya 11,4 cm.

 

Bagaimana hasilnya?

Memuaskan? Apa kurang?

Kalau kurang yuk coba baca kembali Rangkuman Materi Kelas 7 PJOK Tolak Peluru.

Terus coba lagi latihannya 😀

 

Sekian postingan dari Admin Desi pada kesempatan kali ini, semoga bermanfaat untuk adik-adik semua.

Jangan lupa selalu kunjungi Portal Edukasi untuk latihan soal lainnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Maaf Dilarang Copas Ya :)
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x