Daftar Isi
IPS Kelas 8 Tema 4 Rev 2024
Halo adik-adik berjumpa lagi di Portal Edukasi.
Pada kesempatan sebelumnya, Admin telah membagikan Rangkuman Materi IPS Kelas 8 Tema 3 Rev 2024 : Perubahan dan Keberlanjutan dalam Kehidupan Masyarakat.
Pada materi kali ini akan membahas tentang Rangkuman Materi IPS Kelas 8 Tema 4 Rev 2024 : Perdagangan Antarwilayah di Indonesia.
Yuk mari disimak!
KURIKULUM MERDEKA
Rangkuman IPS Kelas 8 Tema 3 Rev 2024
Perdagangan Antarwilayah di Indonesia
Aktivitas Perdagangan Antarwilayah
Kita pasti ga asing dengan istilah perdagangan, berasal dari kata dagang, jual beli, ya kan?
Tapi tahu ga sih kalian arti perdagangan menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014?
Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, perdagangan diartikan sebagai tatanan kegiatan yang terkait dengan transaksi barang dan/atau jasa di dalam negeri dan melampaui batas wilayah negara dengan tujuan pengalihan hak atas barang dan/atau jasa untuk memperoleh imbalan atau kompensasi.
Nah kalau perdagangan antarwilayah adalah kegiatan transaksi jual beli suatu barang dan atau jasa yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih di area tertentu.
Dua tujuan utama dari perdagangan antarwilayah yaitu:
- Memperoleh Keuntungan
- Memperluas Jangkauan Pasar
Tentu dalam kegiatan perdagangan antarwilayah ada manfaatnya, berikut ini adalah manfaatnya:
- Dapat Menyediakan Alternatif untuk Memenuhi Kebutuhan
- Menambah Lapangan Pekerjaan
- Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Tentu bakal ada faktor yang mendorong terjadinya kegiatan perdagangan antarwilayah ya, faktor-fakornya yaitu:
- Perbedaan Faktor Produksi
- Perbedaan Tingkat Harga
Perdagangan antarwilayah di Indonesia sendiri sudah dimulai dari sejak lama loh!
Indonesia dikenal dengan wilayah yang sangaaat strategis sehingga menjadi jalur perdagangan.
Pedagang luar negeri, seperti Cina dan India aktif melakukan perdagangan melalui Selat Malaka.
Kerajaan di Nusantara kala itu yang memanfaatkan Selat Malaka sebagai jalur perdagangan ialah Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.
Komoditas utama yang diperdagangkan oleh Kerajaan Sriwijaya ialah rempah-rempah dan emas.
Sedangkan komoditas utama Kerajaan Majapahit ialah rempah-rempah dan beras.
Setelah era kerajaan Hindu-Buddha, Nusantara juga memiliki jejak perdagangan yang dilakukan oleh kerajaan-kerajaan Islam.
Perkembangan perdagangan kerajaan Islam khususnya di Pulau Jawa memunculkan kota pusat Kerajaan Demak, kota pelabuhan Jepara, Tuban, Gresik, dan Sedayu yang pada akhirnya membentuk rangkaian kota-kota pelabuhan yang saling mendukung.
Karena perkembangan yang luar biasa ini, sampai bangsa Eropa kala itu pengen banget berdagang ke Nusantara, di awali dengan Portugis, Spanyol, hingga akhirnya Belanda.
Ya walaupun Belanda memonopoli perdagangan dengan VOC nya mereka ya.
Semua perjalanan itu cikal bakal perdagangan antarwilayah yang terjadi di Indonesia pada masa kini.
Salah satu fasilitas untuk memperlancar arus perdagangan antarwilayah khususnya jalur laut ialah adanya tol laut yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia.
Potensi Ekonomi Maritim Indonesia
Tadi kita udah bahas tentang perdagangan antarwilayah yang berhubungan dengan laut, tentu itu salah satu potensi ekonomi yang dimiliki oleh kita ya.
Tahu ga kalian apa itu arti dari potensi ekonomi?
Potensi ekonomi adalah kemampuan ekonomi yang layak dikembangkan untuk menjadi sumber pendapatan masyarakat di suatu wilayah atau daerah.
Karena sebagian besar wilayah Indonesia adalah maritim, tentu potensi ekonomi maritim sangat besar ya!
Potensi ekonomi maritim yang terkenal yaitu pelabuhan dan seni pembuatan kapal pinisi.
Potensi Ekonomi Kelautan Indonesia
Selanjutnya masih berhubungan dengan laut, potensi ekonomi kelautan di Indonesia tentu saja luar biasa besar!
Karena wilayah laut yang sangat luas, tentu saja sumber daya lautnya luar biasa hebat juga.
Yang paling jelas di sektor perikanan, banyak jenis ikan tersedia di Indonesia dan melimpah!
Seperti ikan lemuru, tuna, tongkol, layang, dan ikan salem.
Banyak banget jenis ikan-ikan ini sampai di ekspor juga ke luar negeri.
Tapi tahu ga sih kalian, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2020 ada 17.918.254 potensi lahan budi daya (laut, payau, dan tawar) tapi cuma 1.069.223 aja yang udah dimanfaatkan!
Waaah sisanya masiiiih sangaaaat banyak melimpah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat nih!
Sehingga pemerintah mencetuskan sebuah gagasan yang disebut “model ekonomi biru”.
Model ekonomi biru ini mencetuskan pemanfaatan ekonomi kelautan dengan optimal, tapi juga mengedepankan kepentingan lingkungan agar terjadi keberlanjutan dan keseimbangan yang baik antara alam dan manusia.
Potensi Ekonomi Agrikultur Indonesia
Tidak hanya wilayah lautnya yang menjadi primadona, daratannya pun sungguh luar biasa di Indonesia.
Contohnya adalah buah pala.
Buah pala sendiri merupakan buah endemik yang banyak tumbuh di Kepulauan Banda, Provinsi Maluku
Eit, buah ini dulunya merupakan rempah yang pernah menjadi salah satu incaran bangsa Eropa karena manfaatnya dan harga jualnya yang tinggi kala itu loh!
Ga cuman perkebunan aja, pertaniannya pun luar biasa di Indonesia.
Makanya Indonesia itu bisa disebut surganya dunia sebetulnya, laut bagus, daratan bagus, kurang apa coba?
Kurang dikelola dengan baik oleh pemerintah dan masyarakat aja sih hehe.
Makanya kalian sebagai generasi penerus, ayoo tingkatkan pengetahuan kalian, sehingga Indonesia bisa menjadi negara termakmur di dunia! Aamiiin~
Integrasi Sosial
Integrasi sosial adalah pembauran antara unsur masyarakat yang memiliki perbedaan tertentu dengan saling menjaga dan memelihara satu sama lain sehingga tercipta kedamaian.
Contoh integrasi sosial yang populer di kalangan masyarakat Indonesia ialah gotong royong.
Menurut William & Nimkoff, ada beberapa syarat agar bisa terjadi integrasi sosial, yaitu:
- Adanya rasa bahwa anggota masyarakat berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan mereka.
- Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan bersama mengenai norma dan nilai sosial.
- Norma dan nilai sosial yang berlaku konsisten dalam masyarakat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya integrasi sosial yaitu:
- Homogenitas Kelompok
- Besar Kecilnya Kelompok
- Mobilitas Geografis
- Efektivitas Komunikasi
Nah intergasi sosial itu ada banyak macamnya, yaitu:
- Integrasi Normatif: terjadi karena adanya norma dan nilai sosial yang berlaku di masyarakat.
- Integrasi Fungsional: terjadi karena adanya fungsi-fungsi tertentu yang dimiliki oleh anggota masyarakat.
- Integrasi Koersif: terjadi karena adanya suatu paksaan yang biasanya dilakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.
Kemudian berikut ini adalah dua jenis proses integrasi sosial:
- Akulturasi: terjadi ketika adanya masyarakat dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan kebudayaan lain yang berbeda sehingga terjadi penyerapan atau penerimaan terhadap kebudayaan lain tersebut tanpa meninggalkan budaya asli dari masyarakat.
- Asimilasi: terjadi ketika dua atau lebih kebudayaan yang ada di masyarakat bertemu dan saling memengaruhi sehingga melahirkan kebudayaan baru dengan meninggalkan kebudayaan asli dari tiap kelompok masyarakat.
Apabila kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah ini:
Latihan Soal IPS Kelas 8 Tema 4 Rev 2024 Kurikulum Merdeka
Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang rangkuman Materi IPS Kelas 8 Tema 4 Rev 2024 Kurikulum Merdeka.
Jangan lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kalian.
Selalu kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya ya.
Baca Juga: Rangkuman Materi Seluruh Pelajaran






