Loading...
IPA Kelas 7 Kurikulum MerdekaKelas 7 Kurikulum MerdekaKurikulum MerdekaSMP Kurikulum Merdeka

Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 5 Kurikulum Merdeka

IPA Kelas 7 Bab 5 Kurikulum Merdeka

IPA Kelas 7 Bab 5 Kurikulum Merdeka

 

Halo adik-adik berjumpa lagi di Portal Edukasi.

Pada kesempatan kali ini, Admin akan membagikan materi baru nih untuk Kurikulum Merdeka terbaru.

Pada kesempatan sebelumnya Admin telah membagikan Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 4 : Gerak dan Gaya.

Pada materi kali ini akan membahas tentang Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 5 : Klasifikasi Makhluk Hidup.

Yuk mari disimak!

CATATAN ADMIN : Untuk bagian Kingdom Plantae dan Animalia Admin menambahkan materinya dari K-13, karena menurut Admin bakal keluar di ujian meski tidak diajarkan pada bukunya, you know lah yang disampaikan apa yang keluar di ujian malah apa, suka berbeda~

KURIKULUM MERDEKA

Rangkuman IPA Kelas 7 Bab 5

Klasifikasi Makhluk Hidup

 

Karakteristik Makhluk Hidup

Secara umum karakteristik makhluk hidup adalah:

  • memiliki kemampuan untuk bergerak
  • tumbuh dan berkembang
  • memiliki kemampuan untuk bereproduksi
  • menanggapi rangsangan dari lingkungannya
  • mengambil dan menggunakan energi
  • memiliki kemampuan bernapas
  • menghasilkan limbah (ekskresi)
  • tubuh tersusun dari satu atau banyak sel

Ada beberapa istilah yang harus dihafalkan yaitu:

  • Kemampuan makhluk hidup untuk menanggapi rangsangan atau peka terhadap rangsangan disebut iritabilitas.
  • Perubahan lingkungan internal dan eksternal disebut dengan stimulus.
  • Reaksi terhadap perubahan lingkungan disebut respons.
  • Fotosintesis adalah proses pengubahan senyawa sederhana (karbon dioksida dan air) menjadi senyawa kompleks (glukosa).
  • Organisme yang dapat membuat makanan sendiri disebut autotrof.
  • Organisme yang mendapatkan energi dari organisme lain disebut heterotrof.
  • Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah atau ditransfer dari satu bentuk ke bentuk lainnya yang disebut dengan Hukum Kekekalan Energi.
  • Makhluk hidup yang terdiri dari satu sel disebut uniseluler.
  • Makhluk hidup yang tersusun dari banyak sel disebut multiseluler.

 

Kunci Klasifikasi

Klasifikasi bertujuan agar mudah untuk mengenali suatu makhluk hidup.

Agar klasifikasi lebih mudah, ilmuwan menggunakan model yang disebut kunci klasifikasi.

Kunci klasifikasi tentunya harus mudah dan jelas.

Alasan mengapa ilmuwan menggunakan kunci klasifikasi adalah:

  • Lebih mudah digunakan daripada mendeskripsikan secara detail dari setiap kelompok
  • Menunjukkan sekilas apa yang membedakan karakteristik yang dimiliki setiap kelompok
  • Memudahkan untuk mengidentifikasi objek yang belum pernah terlihat sebelumnya
  • Selalu memberikan hasil yang konsisten, siapapun yang menggunakannya

Beberapa jenis kunci klasifikasi yaitu:

  • kunci percabangan
  • kunci dikotomi
  • kunci format tabel
  • kunci melingkar

Nah yang dipelajari pada bab ini hanyalah kunci dikotomi dan kunci format tabel.

Kunci dikotomi adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompok makhluk hidup.

Contohnya seperti pada gambar dibawah ini:

kunci dikotomi

Berikutnya kunci determinasi format tabel merupakan kunci klasifikasi makhluk hidup yang dibuat berdasarkan deskripsi dalam bentuk tabel.

kunci determinasi format tabel

 

Urutan Takson Makhluk Hidup

Taksonomi adalah ilmu tentang klasifikasi makhluk hidup.

Takson adalah kelompok-kelompok makhluk hidup yang memiliki banyak persamaan.

Klasifikasi takson adalah kelompok kelompok yang disusun berdasarkan persamaan dan perbedaan, semakin kebawah semakin sedikit perbedaan dan banyak persamaan yang dimiliki.

Orang yang pertama kali melakukan klasifikasi takson adalah Linnaeus (1770 – 1778).

Urutan tingkatan takson mulai dari yang tertinggi ke tingkat yang terendah, yaitu:

  • kingdom (kerajaan) / regnum (dunia)
  • phylum (filum) atau divisio (divisi)
  • classis (kelas)
  • ordo (bangsa)
  • familia (famili/suku)
  • genus (marga)
  • species (spesies/ jenis)

Urutan ini JANGAN PERNAH DIACAK!

Kingdom dan Phylum untuk hewan.

Regnum dan Divisio untuk tumbuhan.

Organisme di dunia dikelompokkan menjadi beberapa kingdom, yaitu:

  • Monera
  • Protista
  • Fungi
  • Plantae
  • Animalia

Khusus untuk divisi tumbuhan, nama divisi selalu menggunakan akhiran -phyta.

Nama kelas pada tumbuhan diberi akhiran -opsida.

Nama ordo pada tumbuhan biasanya menggunakan akhiran -ales.

Nama familia pada tumbuhan diberi akhiran -aceae.

Nama familia pada hewan diberi akhiran -idae.

Untuk nama genus aturan penulisannya yaitu huruf pertama ditulis kapital dan dicetak miring atau digaris bawah.

 

Kingdom Monera

Kingdom Monera beranggotakan organisme yang bersifat prokariotik.

Prokariotik artinya tidak memiliki membran inti sel.

Karakteristik umum dari Monera:

  • Prokariotik
  • Tidak memiliki organel
  • Mikroskopis
  • Uniseluler/ multiseluler
  • Memiliki dinding sel
  • Memiliki DNA sirkuler
  • Kosmopolit (dapat ditemukan dimana saja)
  • Reproduksi secara vegetatif (membelah diri atau fragmentasi)

Contoh Monera:

contoh monera

 

Kingdom Protista

Kingdom Protista merupakan kelompok makhluk hidup eukariotik (sudah memiliki membran inti sel), namun memiliki jaringan yang sederhana dan tidak memiliki organ.

Protista dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:

  • Prostista mirip hewan (protozoa)
  • Protista mirip tumbuhan (alga/ganggang)
  • Protista mirip jamur

Contoh Protista:

contoh protista

 

Kingdom Fungi

Organisme yang digolongkan ke dalam kingdom Fungi (jamur) memiliki ciri:

  • eukariotik
  • sel berupa hifa (benang)
  • dinding sel terbuat dari kitin
  • tidak memiliki kloroplas
  • dapat menghasilkan spora untuk perkembangbiakan

Contoh Fungi:

contoh fungi

 

Kingdom Plantae

Tumbuhan dibagi kedalam beberapa divisio yaitu Lumut (Bryopytha), Paku-pakuan (Pteridophyta), dan Tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh, tumbuhan dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu Tumbuhan tak berpembuluh (Thallophyta) dan Tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta).

tumbuhan

Tumbuhan tidak berpembuluh adalah tumbuhan yang tidak memiliki berkas pengangkut, sedangkan tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang memiliki berkas pengangkut.

Tumbuhan berbiji dibagi menjadi dua macam yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae)

Ciri-ciri tumbuhan berbiji terbuka:

  1. Berbiji telanjang karena bijinya tidak dibungkus daun
  2. Alat reproduksi berupa bangun seperti kerucut yang disebut strobilus
  3. Batang besar dan berkambium
  4. Berakar tunggang dan serabut
  5. Daun selalu hijau, sempit, tebal dan kaku

Contoh tumbuhan berbiji terbuka adalah juniper, cemara, damar, pinus, melinjo dan paku haji.

Sedangkan tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua macam lagi yaitu tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan berkeping dua (dikotil).

Ciri-ciri monokotil:

  1. Memiliki satu keping daun lembaga
  2. Berakar serabut
  3. Batang tidak berkambium
  4. Tulang daun sejajar atau melengkung
  5. Kelopak bunga umumnya kelipatan tiga

Ciri-ciri dikotil:

  1. Memiliki dua keping daun lembaga
  2. Berakar tunggang
  3. Batang berkambium
  4. Tulan daunnya menyirip atau menjari
  5. Berkas pengangkut tersusun dalam satu lingkaran
  6. Kelopak bunga umumnya kelipatan empat atau lima.

 

Kingdom Animalia

Setelah mempelajari kelompok tumbuhan, kita menuju kepada kelompok hewan.

Dunia hewan dibagi menjadi dua macam yaitu Hewan tidak bertulang belakang (avertebrata) dan Hewan bertulang belakang (vertebrata).

Hewan tidak bertulang belakang (avertebrata) dibagi kembali menjadi delapan kelompok yaitu:

  1. Porifera
  2. Coelenterata
  3. Platyheminthes
  4. Nemathelminthes
  5. Annelida
  6. Mollusca
  7. Arthropoda
  8. Echinodermata
  • Porifera adalah hewan yang memiliki pori-pori. Contohnya: Spongilla, Euspongia, Poterion, dan Scypha.
  • Coelenterata adalah hewan berongga, mempunyai tentakel untuk menangkap mangsa, ada yang berbentuk polip dan berbentuk medusa. Contohnya: Ubur-ubur, bunga karang, obelia, hydra, dan Anemon
  • Vermes adalah hewan bertubuh lunak, tidak bercangkang dan tubuhnya simetris bilateral. Vermes adalah nama lain dari cacing. Vermes sendri dibagi menjadi tiga yaitu Platyheminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gilig) dan Annelida (cacing gelang). Contohnya: Cacing hati, cacing pita, cacing perut, cacing kremi.
  • Mollusca adalah hewan bertubuh lunak, banyak lendirnya, dan terbungkus oleh mantel. Contohnya: cumi-cumi, gurita, siput, kerang.
  • Arthropoda adalah hewan berbuku-buku, tubuhnya dibedakan atas kepala, dada dan perut. Arthropoda dibagi menjadi 4 macam yaitu Insecta (serangga) seperti belalang , Crustacea (udang-udangan) seperti udang, Arachnoidea (laba-laba) seperti laba-laba dan Myriapoda (lipan) seperti kaki seribu.
  • Echinodermata adalah hewan yang tubuhnya diselimuti duri, ada lempengan zat kapur yang keras. Contohnya: bulu babi, lilia laut, teripang.

Hewan bertulang belakang (vertebrata) dibagi kembali menjadi 5 kelompok yaitu:

  1. Pisces (Ikan)
  2. Amphibia (Hewan amfibi)
  3. Reptilia (Hewan reptil)
  4. Aves (Burung)
  5. Mammalia (Hewan menyusui)

 

Apabila kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah ini:

 

Latihan Soal IPA Kelas 7 Bab 5 Kurikulum Merdeka

 

Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 5 Kurikulum Merdeka.

Jangan lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kalian.

Selalu kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya ya.

Baca Juga: Rangkuman Materi IPA Kelas 7 Bab 6 Kurikulum Merdeka

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Maaf Dilarang Copas Ya :)
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x