Loading...
Inggris Kelas 9 Kurikulum MerdekaKelas 9 Kurikulum MerdekaKurikulum MerdekaSMP Kurikulum Merdeka

Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

Halo adik-adik berjumpa lagi di Portal Edukasi.

Pada kesempatan kali ini, Admin akan membagikan materi baru nih untuk Kurikulum Merdeka terbaru.

Pada materi kali ini akan membahas tentang Rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0 : The Beginning

Yuk mari disimak!

KURIKULUM MERDEKA

Rangkuman Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

The Beginning

 

Classroom Language

When teaching learning process, both of your teacher and you will often talk each other.

(Ketika pembelajaran dikelas, baik guru maupun kalian akan berbicara satu sama lain)

Here below some of expressions that probably your teacher say in the class, so better to remember it ok!

(Dibawah ini adalah beberapa ungkapan yang mungkin guru kalian akan ungkapkan di kelas, jadi coba diingat baik-baik ya!)

Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

Meanwhile, here below some of expressions that may you use in the class.

(Sementara itu, berikut ini adalah beberapa ungkapan yang akan kalian gunakan dalam kelas)

Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

 

Exclamation

Exclamation is expression that we can use to express our feeling spontaneously.

(Exclamation adalah ungkapan yang bisa kita gunakan untuk menyampaikan perasaan kita secara spontan)

Such as (Seperti) :

  • How brave! = Sungguh berani!
  • How genius! = Sungguh jenius!
  • How briliant! = Sungguh brilian!
  • You are very kind! = Kamu sangat baik!
  • What a funny game! = Lucu banget permainannya!
  • Awesome! = Luar biasa!

 

Measurement

Measurement in Bahasa Indonesia mean “pengukuran”.

(Measurement dalam Bahasa Indonesia berarti pengukuran)

Here below are some examples for units of measurement:

(Berikut ini adalah beberapa contoh dari satuan ukuran)

  • Kilogram
  • Grams
  • Centimeter
  • Year
  • Rupiah

 

Expressions of surprise and disbelief

Oftenly when someone tell us about something, we probably really surprised to hear that news.

(Seringkali ketika seseorang menyampaikan kepada kita suatu hal, kita mungkin akan merasa kaget atau terkejut mendengarnya)

Here below are some examples for expressions of surprise:

(Berikut ini adalah beberapa contoh dari ungkapan rasa kaget)

Expressions of surprise and disbelief

 

Expressions of agreement

When you agree with someone, you can use expression below:

(Ketika kamu setuju dengan seseorang, kamu bisa gunakan ungkapan berikut ini)

  • I agree with you!
  • I couldn’t agree more!
  • I was going to say that!
  • Absolutely!
  • Exactly!
  • That’s so true!
  • That’s right!
  • That’s for sure!

 

Question Tags

The function of question tag is to make sure or confirming with short question form.

(Fungsi dari question tag adalah untuk memastikan atau mengkonfirmasi dengan bentuk pertanyaan pendek)

It’s really simple to use, we just need to add the opposite of our statement.

(Caranya sangat mudah, kita hanya perlu menambahkan kebalikan dari yang kita sampaikan)

Here the examples:

  • It is not real, is it?
  • It is wonderful, isn’t it?
  • She wasn’t there, was she?
  • She was cooking, wasn’t she?
  • You study English, don’t you?
  • You don’t go to school, do you?

 

Wish and Hope

Hope and wishes in Bahasa mean “harapan”

(Hope and wishes dalam Bahasa Indonesia berarti harapan)

Even have same meaning, the purpose can be different.

(Meski memiliki arti yang sama, tujuan penggunaan dapat berbeda.)

It is depend on the situation faced.

(Bergantung pada situasi yang dihadapi)

Differences between hope and wishes depend on the situation faced.

(Perbedaan antara hope and wishes bergantung pada situasi yang dihadapi.)

We use hope when praying something that can be happened.

(Kita gunakan hope ketika berdoa untuk sesuatu yang mungkin terjadi)

Example:

  • I hope you get a good scores.
  • I hope you win the contest.
  • I hope we can study together next time.

Meanwhile, we use wish when talking about something nearly impossible or impossible to happened.

(Sementara itu, kita gunakan wish ketika berbicara tentang sesuatu yang hampir atau memang mustahil untuk terjadi)

Usually something we regret in the past.

(Biasa tentang sesuatu yang kita sesali di masa lampau).

Example:

  • I wish that I could fly. (Impossible for human to fly!)
  • I wish that I am superman. (No one can become superman!)
  • I wish that I studied hard before an exam.

Now, we know the differences between hope and wishes.

(Sekarang, kita tahu perbedaan antara hope dan wishes)

So be careful when choosing the word!

(Jadi hati-hati ketika memilih kata!)

 

Adjective ending in -ish

When adjective ending with -ish, in Bahasa Indonesia Indonesia mean add affix “ke-an”.

(Ketika ada adjective berakhiran dengan -ish, dalam bahasa Indonesia berarti berimbuhan “ke-an”)

Examples:

  • Red > reddish = Kemerah-merahan
  • Purple > purplish = Keungu-unguan
  • Child > childish = Kekanak-kanakan

 

Expressions of sympathy

When you want to express your sympathy, you can use these expressions:

(Ketika kamu ingin menyampaikan simpatimu, kamu dapat menggunakan ungkapan berikut ini)

  • Oh, I’m sorry to hear that.
  • Take care.
  • Oh, no! I hope that you’re feeling better soon.
  • You’ve got this.
  • I’ve got your back.
  • Please accept my condolences.
  • I was deeply saddened to learn the news.

 

Intensifier

Intensifier is used to give information about intensity of something.

(Intensifier digunakan untuk memberikan keterangan tentang intensitas sesuatu)

Here some examples of intensifier:

(Berikut ini adalah beberapa contoh dari intensifier)

  • Very = sangat
  • Quite = lumayan
  • Totally = benar-benar
  • Completely = benar-benar

 

Transition signals

Transition signals is a word or phrase that connect two sentences.

(Transition signals merupakan kata atau frasa penghubung dua kalimat)

Here some examples of transition signals:

(Berikut ini adalah beberapa contoh dari transition signals)

  • Before = sebelum
  • The next day = hari berikutnya
  • After = sebelum
  • Hence = oleh karena itu
  • Howerver = akan tetapi
  • But = tapi
  • On the other hand = di sisi lain
  • Then = kemudian

 

Expressions of disappointment

Everyone in the world ever feel disappointed.

(Setiap manusia di dunia pasti pernah merasakan kecewa)

Here expression of disappointment that we can use:

(Berikut ini adalah ungkapan kekecewaan yang dapat kita gunakan)

  • Unfortunately
  • What a pity!
  • That’s too bad.
  • That’s so disappointing!

 

Degrees of Comparison

Degrees of comparison used to compare one thing with other thing.

(Degrees of comparison digunakan untuk membandingkan satu hal dengan hal lainnya)

 

Type of Degrees of Comparison

There are two type of degrees of comparison:

(Degrees of comparison terbagi dua macam, yaitu: )

  • comparative
  • superlative
Comparative

We use comparative to show that one thing is “more” than one other thing.

(Kita gunakan comparative untuk menunjukkan satu hal lebih daripada satu hal lainnya)

Remember in comparative we only compare 2 things only.

(Ingat dalam comparative kita hanya membandingkan dua benda saja)

In comparative we use :

  • -er
  • More
Rules of Comparative

There are rules for using comparative:

  • if the word contain one syllables we use “-er”
    • (jika kata mengandung hanya satu suku kata, kita gunakan “-er”)
  • if the word contain more than two syllables we use “more”
    • (jika kata mengandung lebih dari dua suku kata, kita gunakan “more”)
  • if the word ending with “y” and has the consonant before it, we change the “y” to “i” and added “-er”.
    • (jika kata berakhiran “y” dan memiliki huruf konsonan sebelumnya, kita ubah “y” menjadi “i” dan tambahkan “-er”)
  • if the word ending with consonant and has the vowel before it, we doubled the consonant and added “-er”.
    • (jika kata berakhiran konsonan dan memiliki huruf vokal sebelumnya, kita gandakan konsonannya dan tambahkan “-er”)

 

Examples of Comparative

Here below are examples of comparative with one syllable :

(Berikut ini beberapa contoh dari comparative dengan satu suku kata)

  • small > smaller
  • fine > finer
  • dry > drier
  • big > bigger

All above example only have one syllable, so we just added “-er” in the end of word.

(Contoh diatas hanya terdiri dari satu suku kata, jadi kita gunakan akhiran “-er”)

Here another examples of comparative with more than one syllables:

  • active > more active
  • attractive > more attractive
  • careful > more careful

All above example have more than one syllable, so we just added “more” in front of the word.

(Contoh diatas lebih dari satu suku kata, jadi kita gunakan “more” didepan huruf tersebut)

Actually really easy to determine how much syllable on the word.

(Sebetulnya sangat mudah untuk menentukan berapa suku kata dalam sebuah kata)

We just need to say it, if say it with one spelling then its mean one syllable, otherwise more than one syllable.

(Kita hanya tinggal mengucapkannya, jika ketika mengucapkan hanya satu kali tanpa terputus maka terdiri dari satu suku kata, sebaliknya berarti lebih dari satu suku kata)

 

Superlative

We use superlative to show that one thing is “more” than all the other thing.

(Kita gunakan superlative untuk menunjukkan satu hal lebih daripada semua hal lainnya)

In comparative we use :

  • -est
  • Most
Rules of Superlative

There are rules for using superlative:

  • if the word contain one syllables we use “-est”
    • (jika kata mengandung hanya satu suku kata, kita gunakan “-est”)
  • if the word contain more than two syllables we use “most”
    • (jika kata mengandung lebih dari dua suku kata, kita gunakan “most”)
  • if the word ending with “y” and has the consonant before it, we change the “y” to “i” and added “-est”.
    • (jika kata berakhiran “y” dan memiliki huruf konsonan sebelumnya, kita ubah “y” menjadi “i” dan tambahkan “-est”)
  • if the word ending with consonant and has the vowel before it, we doubled the consonant and added “-est”.
    • (jika kata berakhiran konsonan dan memiliki huruf vokal sebelumnya, kita gandakan konsonannya dan tambahkan “-est”)

 

Examples of Superlative

Here below are examples of superlative with one syllable :

(Berikut ini beberapa contoh dari superlative dengan satu suku kata)

  • small > smallest
  • fine > finest
  • dry > driest
  • big > biggest

All above example only have one syllable, so we just added “-est” in the end of word.

(Contoh diatas hanya terdiri dari satu suku kata, jadi kita gunakan akhiran “-est”)

Here another examples of comparative with more than one syllables:

  • active > most active
  • attractive > most attractive
  • careful > most careful

All above example have more than one syllable, so we just added “most” in front of the word.

(Contoh diatas lebih dari satu suku kata, jadi kita gunakan “most” didepan huruf tersebut)

 

Special Case

Some adjectives are have different form than what we learn above.

(Beberapa kata sifat memiliki bentuk yang berbeda dari yang sudah kita pelajari)

Just remember it okay?

(Tinggal dihapalkan saja ok?)

special case

 

Phrasal Verbs

Phrasal verbs is phrase that contain verb and adverb or preposition.

(Phrasal verbs adalah frasa yang terdiri dari kata kerja dan adverb atau preposition)

Here examples of phrasal verbs:

(Berikut ini adalah contoh dari phrasal verbs)

  • Picked up
  • Woke up
  • Looking forward to
  • Come on
  • Broke in
  • Let down

 

Apabila kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah ini:

 

Latihan Soal Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0

 

Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 0: The Beginning.

Jangan lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kalian.

Selalu kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya ya.

Baca Juga: Rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas 9 Chapter 1

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Maaf Dilarang Copas Ya :)
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x