Loading...
IPA Kelas 9 Kurikulum MerdekaKelas 9 Kurikulum MerdekaKurikulum MerdekaSMP Kurikulum Merdeka

IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka

IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka

IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Halo adik-adik berjumpa lagi di Portal Edukasi.

Pada kesempatan kali ini, Admin akan membagikan materi baru nih untuk Kurikulum Merdeka terbaru.

Pada materi kali ini akan membahas tentang Rangkuman Materi IPA Kelas 9 Bab 1 : Pertumbuhan dan Perkembangan.

Yuk mari disimak!

KURIKULUM MERDEKA

Rangkuman IPA Kelas 9 Bab 1

Pertumbuhan dan Perkembangan

 

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Tahukah kalian perbedaan dari pertumbuhan dan perkembangan?

Bertumbuh adalah suatu proses yang dapat diukur dengan sistem ukur, bisa berat badan, bisa tinggi badan, dan sebagainya.

Sedangkan perkembangan adalah proses penambahan kemampuan seorang manusia dalam berbagai aspek.

Contohnya bayi yang asalnya belum bisa merangkak ketika lahir jadi bisa merangkak ketika di usia tertentu, kita yang asalnya tidak tahu perbedaan perkembangan dan pertumbuhan menjadi tahu, dan sebagainya.

 

Siklus Hidup Manusia

Secara garis besar siklus hidup manusia bisa kita bagi menjadi:

  • Bayi
  • Anak-anak
  • Remaja dan pubertas
  • Dewasa

Kita akan bahas lebih jauh satu per satu ya!

 

Masa Bayi

Manusia lahir itu tidak ujug-ujug ojol-ojol tiba-tiba cring jadi bayi lahir oek-oek dari rahim ibu ya!

Tahapan awal sebelum menjadi bayi tentu saja karena adanya fertilisasi dimana terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur yang matang.

Setelah fertilisasi, maka sel akan berubah menjadi zigot yang siap berkembang dan terus membelah melalui proses mitosis.

Zigot kini berada di fase morula yaitu penambahan jumlah sel tanpa pertambahan massa sel.

Dari fase morula, sel terus membelah hingga terbentuk rongga yang disebut fase blastula, sedangkan sel-sel tersebut dinamakan blastosis.

Setelah fase blastula, sel kemudian memasuki fase gastrula, dan kemudian berkembang menjadi embrio.

Setelah delapan minggu, embrio berkembang menjadi fetus atau janin.

Di tahap ini sudah dimulai pembentukan organ-organ tubuh.

Fetus terus berkembang, hingga akhirnya dilahirkan menjadi bayi.

Nah kalian bisa perhatikan bagan dibawah ini biar lebih rinci:

proses perkembangan janin

 

Nah setelah bayi lahir ke dunia, mereka tidak bisa tiba-tiba begitu lahir langsung bicara: “Halo mamih papih~ Whatsupp bro!” XD ga ya!

Ada tahapan perkembangan dari bayi tersebut.

Yuk kita bahas perkembangan bayi dari 1 – 15 bulan!

Ketika 1 bulan:

  • Melakukan gerak refleks
  • Menangis tanpa air mata
  • Bisa membedakan bunda dan ayah
  • Jarak pandang terbatas antara 18-45 cm saja

Ketika 2 bulan:

  • Mengangkat kepala meski masih oleng kapten
  • Mengoceh bahasa bayi
  • Tertawa

Ketika 3 bulan:

  • Mulai bisa menggenggam benda berukuran sedang
  • Berguling-guling
  • Meniru bunyi / intonasi suara orang dewasa

Ketika 4 bulan:

  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain
  • Mengulangi perilaku dimana mulai tertarik dengan respons lingkungan

Ketika 5 bulan:

  • Mengenal bunyi sekitar
  • Menyesuaikan gerakan tubuh dengan ukuran atau jarak benda

Ketika 6 bulan:

  • Bisa mulai duduk dengan bantuan orang dewasa
  • Mencoba merangkak

Ketika 6-8 bulan:

  • Masih duduk dengan bantuan orang dewasa
  • Tertarik mengulang suatu aktivitas

Ketika 7-11 bulan:

  • Mulai merangkak
  • Mengambil benda-benda kecil dimana koordinasi mata dan lengan mulai berkembang

Ketika 8 bulan:

  • Bisa mulai berdiri dengan bantuan orang dewasa

Ketika 8-12 bulan:

  • Mulai melakukan sesuatu dengan tujuan yang mulai jelas
  • Mencari benda yang hilang sesuai ingatan terakhir ada dimana

Ketika 9 bulan:

  • Meniru ekspresi wajah orang lain
  • Menggunakan gerak tubuh untuk berkomunikasi

Ketika 10-12 bulan:

  • Mengikuti gerak mata orang dewasa

Ketika 10-15 bulan:

  • Mengucapkan kata pertama
  • Berdiri sendiri tanpa bantuan

Kok ngacak min? Gatau Admin juga ngikutin buku aja kan ya daripada salah XD

IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka

 

Masa Anak-Anak

Masa anak-anak dimulai pada usia dua tahun dan perkembangan gerakan fisik dan koordinasi mulai berkembang pesat.

Pada umur 3 tahun:

  • Mulai menjaga keseimbangan saat berdiri dengan satu kaki
  • Berbalik atau berhenti secara tiba-tiba atau cepat (larii gess)
  • Melompat setinggi 37-60 cm
  • Naik turun tangga tanpa dibantu
  • Menendang bola

Pada umur 4 tahun:

  • Mengontrol gerakan dan merespons saat diberi petunjuk
  • Naik turun tangga dengan langkah bergantian
  • Memanjat tali atau gelantungan di palang
  • Meniru, mengikuti dan menikmati gerakan yang dicontoh

Pada umur 5 tahun:

  • Lakukan gerakan konstan dengan waktu istirahat yang sebentar
  • Ikut permainan fisik yang sifatnya sosial
  • Naik sepeda roda 2 dengan roda bantu
  • Jalan di garis lurus, ke depan dan ke belakang
  • Lompat di tempat 1 kaki
  • Jalan di papan keseimbangan

 

Masa Remaja dan Pubertas

Remaja adalah fase perubahan dari anak-anak menuju dewasa.

Pubertas dimulai sejak anak-anak berusia 9 tahun sampai 15 tahun.

Pubertas ditandai dengan perkembangan seksual berupa mulai aktifnya hormon-hormon reproduksi.

Ciri-ciri pubertas pada pria:

  • Tumbuhnya rambut-rambut pada wajah
  • Suara membesar
  • Tumbuh jakun
  • Tumbuh rambut ketiak
  • Tumbuh rambut kemaluan
  • Penis membesar
  • Testis mulai menghasilkan sperma

Ciri-ciri pubertas pada wanita:

  • Tumbuh rambut di ketiak
  • Payudara membesar
  • Pinggul membesar
  • Tumbuh rambut kemaluan
  • Menstruasi

 

Masa Dewasa

Pada usia 30 tahun, manusia akan mengalami tanda-tanda penuaan, seperti tumbuhnya rambut putih, atau berkurangnya massa otot.

Pada usia pertengahan 40-50 tahun, wanita akan berhenti mengalami menstruasi yang disebut dengan menopause.

Sementara pada pria, maka produksi sperma akan berkurang.

Tetapi dengan menerapkan pola hidup sehat, diharapkan pria dan wanita dewasa dapat tetap aktif di sepanjang hidup mereka.

 

Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Nah setelah kita mempelajari manusia, kita beralih ke hewan.

Kita tahu bahwa hewan dapat bereproduksi dengan tiga cara yaitu:

  • Bertelur (ovipar)
  • Beranak (vivipar)
  • Bertelur dan beranak (ovovivipar)

Semuanya pasti melalui tahapan fertilisasi yang menghasilkan embrio.

Pada hewan ovipar, isi dari telur tersebut adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh embrio untuk berkembang.

Telur hewan vertebrata yang tinggal di darat seperti reptil dan burung, memiliki struktur telur yang disebut telur amniotik.

Nah berikut ini adalah bagian-bagian dari telur tersebut:

bagian-bagian telur amniotik

Lalu berikut ini adalah masing-masing fungsi dari bagian-bagian tersebut:

  • Cangkang telur berfungsi untuk melindungi, menjaga kelembaban, dan memungkinkan terjadinya pertukaran gas.
  • Membran berfungsi untuk melindungi bagian dalam telur.
  • Albumen berfungsi sebagai tempat terjadinya pertukaran gas antara oksigen dengan karbon dioksida di dalam telur.
  • Kuning telur berfungsi untuk memberikan suplai makanan ke pada embrio.
  • Cairan amnion berguna untuk bantalan embrio dan sebagai penjaga kelembaban.
  • Alantois berguna untuk menyimpan kotoran dari embrio.

Kemudian untuk hewan yang ovovipipar, embrio berkembang di dalam telur yang ada di dalam tubuh induk, sampai akhirnya telur siap ditetaskan baru dilahirkan.

Kalau untuk hewan vivipar, embrio berkembang di dalam tubuh induknya yang terhubung melalui plasenta.

Setelah mempelajari tentang setiap jenis hewan tersebut, kita juga tahu bahwa ada beberapa hewan yang mungkin tampilan ketika fase muda dan dewasa itu yaa sama-sama aja.

Contohnya udang-udangan seperti dibawah ini:

IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Tapi ada juga yang fase muda dan fase dewasanya berubah drastis seperti kupu-kupu.

Masih ingat disebut dengan apa itu?

Yap, metamorfosis.

Metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh pada makhluk hidup secara bertingkat dari fase muda hingga dewasa.

Metamorfosis sendiri ada dua, metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Biar gampang ingetnya, metamorfosis sempurna melalui tahapan pupa, sedangkan metamorfosis tidak sempurna tidak melalui tahapan pupa.

Nah berikut ini adalah gambaran perbedaan metamorfosis sempura dan tidak sempurna:

perbedaan metamorfosis sempurna dan tidak sempurna

 

Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Banyak tumbuhan memulai fase hidupnya dari biji.

Di dalam biji terdapat embrio tumbuhan, yang jika jatuh di kondisi yang sesuai, maka biji akan mulai bertumbuh menjadi tanaman.

Embrio ini memiliki cikal bakal bagian-bagian tumbuhan seperti akar, batang, dan daun.

Embrio bertumbuh menggunakan cadangan makanannya yang ada di dalam kotiledon.

Biji diselimuti oleh kulit biji yang sangat keras, yang berfungsi untuk melindungi embrio dari kekeringan.

Ketika tumbuhan bertambah tinggi, maka pertumbuhan itu disebut pertumbuhan primer.

Pertumbuhan primer berhubungan dengan selsel meristem primer (apikal) pada tumbuhan.

Sel-sel meristem adalah sel yang aktif membelah.

Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan sel meristem yang terdapat pada tumbuhan:

meristem tumbuhan

Setelah mengalami pertumbuhan dan perkembangan primer, maka akan masuk ke pertumbuhan dan perkembangan sekunder.

Yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan sekunder adalah ketika tanaman bertambah lebar atau diameter batang semakin besar, hal ini disebabkan karena pembelahan meristem sekunder.

Meristem sekunder ini terletak pada kambium.

Lalu apa saja sih faktor yang bisa memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan?

Ada dua faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam tubuh tumbuhan.

Faktor internal tersebut meliputi genetika dan hormon.

Sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan.

Faktor eksternal tersebut berupa kondisi lingkungan tempat tumbuhan tumbuh, seperti:

  • sinar matahari
  • air
  • tanah
  • kelembaban
  • suhu
  • nutrisi

Apabila kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah ini:

 

Latihan Soal IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka

 

Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang rangkuman Materi IPA Kelas 9 Bab 1 Kurikulum Merdeka.

Jangan lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kalian.

Selalu kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya ya.

Baca Juga: Rangkuman Materi IPA Kelas 9 Bab 2 Kurikulum Merdeka

 

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Maaf Dilarang Copas Ya :)
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x