Loading...
Kelas 11 Kurikulum MerdekaKurikulum MerdekaPendidikan Pancasila Kelas 11 Kurikulum MerdekaRangkuman MateriSMA Kurikulum Merdeka

Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1 Kurikulum Merdeka

Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1

Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1

Halo adik-adik berjumpa lagi di Portal Edukasi.

Pada kesempatan kali ini, Admin akan membagikan materi baru nih untuk Kurikulum Merdeka terbaru.

Pada materi kali ini akan membahas tentang Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1 : Menjiwai Pancasila.

Yuk mari disimak!

KURIKULUM MERDEKA

Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1

Menjiwai Pancasila

 

Keterkaitan Antarsila Pancasila

Pancasila itu merupakan dasar dan ideologi negara yang penerapannya tidak bisa terpisah-pisah.

Jadi Antarsila dalam Pancasila itu saling berkaitan satu sama lainnya.

Lalu gimana kaitannya?

Kita bisa rangkum menjadi 5 bagian:

  • Hubungan sila pertama dan kedua, bahwa Pancasila tidak hanya menghendaki setiap warga negara meyakini agama masing-masing, tapi juga saling mencintai sebagai sesama manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang dilandasi dengan Iman.
  • Hubungan sila pertama dan ketiga, mirip dengan sebelumnya namun kali ini berkaitan dengan rasa cinta kita kepada tanah air dan bangsa, baik itu alam maupun keberagaman sosial didalamnya.
  • Hubungan sila kedua dan ketiga, ini sudah disinggung oleh Ir. Soekarno, bahwa Pancasila ingin adanya keseimbangan status dalam setiap diri manusia Indonesia. Maksudnya kita bisa jadi bagian masyarakat dunia namun juga bisa jadi bagian masyarakat yang bangga dengan identitas kita, yakni sebagai bangsa Indonesia.
  • Hubungan sila ketiga dan keempat, bahwa seluruh upaya yang dilakukan oleh siapapun itu yang mengatasnamakan bangsa Indonesia, tidak boleh bertentangan dengan HAM. Semuanya sama dan setara untuk memajukan bangsa dan negara.
  • Hubungan sila keempat dan kelima, intinya bahwa pelaksanaan demokrasi bukan hanya dalam hak suara atau pemilu tapi lebih luas sampai terwujudnya pembangunan yang dilakukan pemerintah sehingga terwujud keadilan sosial atau kesejahteraan rakyat.

Nah jadi jelas ya, ternyata semua sila itu saling berkaitan satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan 😀

 

Makna Sila-Sila dalam Pancasila

Nah sekarang kita pahami makna dari setiap sila dalam Pancasila.

Kita bahas satu per satu yuk dari setiap makna tersebut!

Makna Sila Pertama:

  • Negara Indonesia didirikan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • Dalam Pasal 29 Ayat 1 dan 2 negara menjamin warga negara dan penduduknya untuk memeluk dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaanya.
  • Indonesia adalah negara yang berketuhanan.
  • Sila ini menjadi dasar bangsa Indonesia untuk saling menghormati antarumat beragama.

Makna Sila Kedua:

  • Seluruh manusia harus diperlakukan sama sebagai ciptaan Tuhan yang sama derajatnya tanpa membedakan APAPUN.
  • Sila ini mengajarkan untuk memiliki sikap hormat terhadap sesama serta menjamin terselenggaranya hak asasi manusia.

Makna Sila Ketiga:

  • Sangat jelas yang utama adalah agar seluruh bangsa Indonesia dapat selalu mengembangkan persatuan di tengah aneka perbedaan yang ada.
  • Bersatu demi mewujudkan cita-cita bangsa, yaitu kehidupan yang adil dan makmur.
  • Cinta terhadap tanah air dan bangsa.

Makna Sila Keempat:

  • Negara Indonesia adalah negara yang menganut demokrasi.
  • Pasal 28 menjamin hak berserikat, berkumpul, serta mengeluarkan pikiran dan tulisan.

Makna Sila Kelima:

  • Pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah untuk mewujudkan kehidupan seluruh masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.
  • Sila kelima sebenarnya menjadi dasar sekaligus cita-cita yang hendak diwujudkan oleh negara ataupun kita semua sebagai bangsa Indonesia.
  • Keadilan sosial merupakan langkah yang menentukan untuk mewujudkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Pancasila dalam Tindakan

Ini simpel ya, Pancasila itu bukan hanya untuk diketahui dan dihafalkan saja, tapi harus juga diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Hal yang paling mudah adalah ketika kita melihat pertandingan olahraga Indonesia melawan negara lain, tentunya kita ingin Indonesia memenangkan pertandingan tersebut kan?

Kita bahkan mungkin rela untuk membeli tiket dan menonton pertandingan langsung, lengkap dengan atribut kenegaraan seperti membawa bendera merah putih, menyanyikan lagu kebangsaan, atau bahkan melukis wajah dengan hiasan merah putih.

Sekalipun tidak menonton secara langsung, mungkin nobar bersama teman-teman di tv sampai terbawa suasana, haru, emosi, senang, sedih dan sebagainya.

Semuanya intinya untuk apa?

Agar Indonesia menang, ya, INDONESIA.

Kita tanpa sadari telah merangkul semua sila Pancasila dalam satu tindakan, untuk Indonesia, demi Indonesia, karena kita Cinta Indonesia.

 

Pancasila sebagai Ideologi Negara

Ideologi berasal dari dua kata:

  • ideos = ide
  • logos = pengetahuan

Jadi ideologi adalah seperangkat pengetahuan, nilai, keyakinan, dan pandangan dunia yang menjadi landasan pemikiran dan tindakan seseorang atau kelompok dalam bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya.

Ada tiga unsur dalam ideologi menurut Koento Wibisono, yaitu:

  • Keyakinan
  • Mitos
  • Loyalitas

Kemudian kalau secara umum, ciri ciri ideologi adalah:

  • Berpandangan dunia
  • Mengandung nilai dan tujuan
  • Berpengaruh pada kebijakan
  • Pemberi dan pembeda identitas
  • Pendorong perubahan sosial
  • Bersifat adaptif dan kontekstual

Menurut Miriam Budiardjo, negara adalah sebuah organisasi yang menguasai wilayah dan menata masyarakat.

Ada empat unsur yang harus dimiliki negara:

  • wilayah yang memiliki batas
  • rakyat atau orang yang mendiami wilayah suatu negara
  • pemerintahan yang berdaulat yang menjalankan wewenang dan kekuasaan untuk mengatur kehidupan warganya
  • kemampuan untuk berhubungan dengan negara berdaulat lainnya

Tentu ketika mendirikan sebuah negara harus ada ideologi, nah ideologi yang dipilih oleh para pendiri kita adalah Pancasila.

Pancasila berkedudukan sebagai ideologi Negara Republik Indonesia karena Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia.

Nah itu kan dulu ya ketika negara kita baru merdeka dan para pendiri memilih Pancasila sebagai ideologi, lantas bagaimana bentuk aktualisasi Pancasila sebagai ideologi negara saat ini?

Negara Indonesia saat ini memiliki visi “Indonesia 2045, Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur”.

Visi “Indonesia 2045, Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur’’ menyiratkan bahwa pada masa itu Indonesia tengah berada dalam kepemimpinan “generasi emas’’.

Gimana maksudnya generasi emas nih?

Generasi emas digambarkan sebagai generasi yang memiliki kecerdasan yang produktif dan inovatif, berkarakter kuat, dan berjiwa gotong-royong serta sadar akan alam sekitarnya, yang melakukan pembangunan tanpa merusak alam.

Bukan hanya sampai 2045, Indonesia juga masih memiliki visi “Impian Indonesia” pada tahun 2085.

Pada tahun tersebut, diharapkan negara Indonesia telah mencapai kondisi-kondisi berikut:

  • sumber daya manusia Indonesia memiliki kecerdasan yang mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia
  • Indonesia menjadi pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia
  • masyarakat dan aparatur pemerintah Indonesia terbebas dari perilaku korupsi
  • terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia
  • Indonesia menjadi negara yang mandiri dan paling berpengaruh di Asia

Wah mantap ya visi negara kita, apakah bisa terwujud tidak ya?

Jawabannya BISA, asalkan KITA sebagai generasi penerus mau untuk memulainya sedikit demi sedikit.

Kita tahu sekarang bahwa Pancasila berkedudukan sebagai ideologi negara karena kepribadian bangsa Indonesia mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Juga sebagai ideologi negara, Pancasila juga memberikan tuntunan bagi arah dan tujuan negara Indonesia yang hendak dicapai.

Nah disini kita juga berbicara tentang dimensi Pancasila sebenarnya, meja statis dan leitstar dinamis.

Sebagai meja statis, Pancasila dapat dikatakan sebagai titik yang mempertemukan dan mempersatukan keragaman bangsa serta mendasari ideologi dan norma negara.

Sebagai leitstar, Pancasila menyediakan cita-cita, kemauan, dan kemampuan untuk mewujudkannya.

Dalam konteks sebagai leitstar yang dinamis, Pancasila bukanlah dasar yang diam mematung, tetapi juga mampu menggerakkan dan mengarahkan bangsa Indonesia dalam merespons dan mengantisipasi tantangan-tantangan setiap zaman yang terus berubah sehingga bersifat luwes.

 

Apabila kalian sudah cukup memahami materi ini, coba juga latihan soal materi ini pada link dibawah ini:

 

Latihan Soal Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1 Kurikulum Merdeka

 

Sekian rangkuman yang dapat Admin bagikan kali ini tentang Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 1 Kurikulum Merdeka.

Jangan lupa share ke teman teman kalian apabila kalian merasa artikel ini bermanfaat untuk kalian.

Selalu kunjungi Portal Edukasi untuk rangkuman materi lainnya ya.

Baca Juga: Rangkuman Pendidikan Pancasila Kelas 11 Bab 2 Kurikulum Merdeka

4.4 8 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Maaf Dilarang Copas Ya :)
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x